Langsung ke konten utama

TRAINING CISCO CCENT PART 4

- Proses yang dialami data dari node sumber ke node tujuan :
1. Data pengguna tersegmentasi oleh lapisan transport, ditempatkan ke dalam paket oleh lapisan jaringan, dan selanjutnya dienkapsulasi ke dalam frame oleh lapisan data link.
2. Lapisan fisik mengkodekan frame dan menciptakan sinyal gelombang elektrik, optik, atau radio yang mewakili bit pada setiap frame.
3. Sinyal ini kemudian dikirim ke media, satu per satu.
4. Lapisan fisik simpul tujuan mengambil sinyal individual ini dari media, mengembalikannya ke representasi bit mereka, dan meneruskan bit ke lapisan data link sebagai bingkai yang lengkap.
- Jenis-jenis media layer fisik :
1. Copper cable (kabel tembaga) : sinyal dalam bentuk gelombang elektrik.
2. Fiber-optic : sinyal dalam bentuk cahaya.
3. Wireless : sinyal dalam bentuk gelombang mikro.
- Terdapat beberapa instansi yang mengatur layer fisik mengenai hardware, media, encoding, dan signaling :
1. International Organization for Standardization (ISO).
2. Telecommunications Industry Association/Electronic Industries Association (TIA/EIA).
3. International Telecommunication Union (ITU).
4. American National Standards Institute (ANSI).
5. Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE).
6. National telecommunications regulatory authorities including the Federal Communication Commission (FCC) in the USA and the European Telecommunications Standards Institute (ETSI).
- Fungsi Layer Fisik :
1. Physical Components : terdiri dari perangkat keras, media, dan konektor yang mentransmisikan sinyal yang direpresentasikan ke bit.
2. Encoding : sebuah metode yang mengkonversi bit data ke dalam sebuah kode.
3. Signaling : metode yang menghasilkan sinyal listrik, optik, atau nirkabel yang mewakili "1" dan "0" pada media. Terdapat dua jenis metode pensinyalan yaitu : AM (Amplitudo Modulation) dan FM (Frequency Modulation).
- Bandwidth :
Media fisik mendukung transmisi bit dengan rate yang berbeda-beda. Transfer data biasanya bergantung pada bandwidth dan throughput. Bandwidth merupakan kemampuan dari suatu media dalam membawa data. Bandwidth memiliki satuan b/s atau lebih besar (kb/s, Mb/s, dan seterusnya).
- Throughput : ukuran dari suatu media dalam membawa data pada periode tertentu. Beberapa faktor yang dapat memengaruhinya adalah :
1. Jumlah traffic.
2. Jenis traffic.
3. Latency : mengukur waktu, termasuk delay untuk mengatur berapa lama data tersebut dan ditransmisikan dari satu perangkat ke perangkat lainnya.
- Karakteristik kabel tembaga :
Kabel tembaga umum digunakan karena harganya yang murah, mudah dalam pemasangan, dan mempunyai hambatan yang rendah. Namun, kabel tembaga terbatas dengan jarak dan interferensi. Selain itu, terdapat juga 2 hal yang menurunkan performa kabel tembaga :
1. Interferensi : Electromagnetic Interference (EMI) atau Radio Frequency Interference (RFI).
2. Crosstalk : gangguan yang diakibatkan oleh sinyal magnetik dari suatu sinyal terhadap kabel. Maka hal ini juga salah satu sebab mengapa kabel tembaga, setiap 2 pin disusun dengan cara dililit. Hal ini digunakan untuk menghindari crosstalk.
- Jenis media jaringan :
1. Tembaga :
a. Unshielded Twisted Pair (UTP).
Menggunakan konektor RJ-45 yang dapat menghubungkan host dengan perangkat jaringan seperti switch dan router.
b. Shielded Twisted Pair (STP).
Berbeda dengan UTP, perlindungan pada kabel STP lebih baik. Namun, seperti kabel UTP, ia juga menggunakan konektor RJ-45.
2. Coaxial.
Kabel jenis ini digunakan pemasangan wireless dan kabel internet.
3. Fiber Optic
Terdiri dari Jacket, Strengthening Material, Buffer, Cladding, dan Core.
- Layer Data-link :
Layer ini bertanggung jawab dalam :
1. Mengizinkan lapisan diatasnya mengakses media.
2. Menerima paket Layer 3 dan mengemasnya ke dalam frame.
3. Menyiapkan data jaringan untuk jaringan fisik.
4. Mengontrol bagaimana data ditempatkan dan diterima di media.
5. Saling menukar frame antar node melalui media jaringan fisik, seperti UTP atau fiber optic.
6. Menerima dan mengarahkan paket ke protokol lapisan diatasnya.
7. Mendeteksi eror.
Layer Data-link masih dibagi lagi menjadi 2 sub layer :
1. LLC (Logical Link Control) yang bertanggung jawab terhadap layer diatasnya.
2. MAC (Media Access Control) yang bertanggung jawab terhadap layer dibawahnya.
- Topologi :
1. Physical Topology : topologi fisik yang menunjukkan desain secara fisik tentang bagaimana antar perangkat saling terkoneksi.
2. Logical Topology : topologi/desain jaringan yang menunjukkan cara kerja dari perangkat untuk saling terhubung.
- Topologi jaringan WAN :
1. Point-point : terdiri dari satu link antara dua perangkat.
2. Hub dan Spoke : versi topologi star yang diterapkan pada jaringan WAN.
3. Mesh : semua perangkat saling terhubung secara fisik.
- Topologi jaringan LAN :
1. Star : topologi yang mempunyai central sebagai penghubung antar perangkat.
2. Extended Star : hasil perkembangan topologi Star.
3. Ring : topologi yang membentuk lingkaran.
4. Bus : topologi dimana perangkat-perangkatnya disusun secara berantai.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGKABELAN PADA JARINGAN

PEMBUATAN KABEL UTP/LAN Pendahuluan Pengertian Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) adalah media transmisi dalam jaringan LAN (Local Area Network). Kabel UTP ini terbuat dari bahan tembaga, mempunyai isolasi dari plastik dan terbungkus oleh bahan isolasi yang dapat melindungi dari api dan juga kerusakan fisik. Kabel UTP terdiri dari 4 pasang inti kabel yang saling berbelit dimana masing - masing memiliki kode warna yang berbeda. Definisi kabel UTP adalah suatu jenis kabel yang dapat digunakan untuk membuat jaringan komputer. Kabel Twisted Pair Cable ini terbagi kedalam 2 jenis diantaranya, Shielded dan Unshielded. Shielded adalah jenis dari kabel UTP yang memiliki selubung pembungkus, sedangkan unshielded adalah jenis yang tidak mempunyai selubung pembungkus. Untuk koneksinya kabel jenis ini memakai konektor RJ-45 atau RJ-11. Fungsi kabel UTP yaitu dapat digunakan sebagai kabel untuk jaringan Local Area Network (LAN) pada sistem network/jaringan komputer, dan umumnya kab...

SHARE DATA DI LINUX MINT MENGGUNAKAN SAMBA

Sharing With Samba!!!  A. PENDAHULUAN Hay kawan saya akan sharing mengenai tutorial untuk sharing file menggunakan jaringan di komputer melalui os linux dengan samba file sharing. saksikan yaaa. A.1 Pengertian Samba adalah sebuah software yang bekerja di sistem operasi linux, unix dan windows yang menggunakan protokol network smb (server massage block). Smb adalah sebuah protokol komunikasi data yang juga digunakan oleh Microsoft dan OS/2 untuk menampilkan fungsi jaringan client-server yang menyediakan sharing file dan printer serta tugas-tugas lainnya yang berhubungan. Pengertian Sharing Data / Resource Sharing Dalam sistem terdistribusi  beberapa komputer yang berbeda saling terhubung satu sama lain melalui jaringan sehingga komputer yang satu dapat mengakses dan menggunakan sumber daya yang terdapat dalam situs lain. Misalnya, user di komputer A dapat menggunakan laser printer yang dimiliki komputer B dan sebaliknya user di situs B dapat mengakses file yang te...

KONSEP PERENCANAAN MEMBANGUN JARINGAN SEKOLAH

  KONSEP PERENCANAAN MEMBANGUN JARINGAN SEKOLAH   A. Pendahuluan assalamu'alaikum wr.wb helo gan pada kesempatan ini saya akan memberikan sedikit ilmu terkait dengan konsep perencanaan membangun jaringan sekolah. dalam melakukan sebuah pekerjaan kita mesti memikirkan konsep terlebih dahulu A.1 Pengertian  perencanaan merupakan tahapan awal yang harus di lakukan sebelum melakuka sesuatu pekerjaan. perencanaan dikatakan matang/berhasil, apabila perencanaan tersebut 70% sudah pasti dan tidak sering mengalami perubahan A.2 Latar Belakang dalam hal ini, saya bekerja tim utuk membangun jaringan di sekolah. saya berpern untuk mengatur jaringan. tim kami mensimulasikan untuk mengatasi permasalahan (study kasus) dari smk kami SMKN 1 Bulukumba. salah satu permasalahanya adalah koneksi internet hanya di peruntukkan guru dan area lab, sedangkan siswanya belum mendapat fasilitas tersebut. untuk itu,kami sebagai tim diminta untuk membuat fasilitas internet mel...